Naskah Tabir Gempa Teungku Ibrahim Lambunot, Aceh

Manuskrip

Beberapa peristiwa gempa bumi dan tsunami di Aceh pada masa lampau ada yang didokumentasikan dalam naska Tabir Gempa. Salah satunya adalah naskah Tabir Gempa koleksi Museum Ali Hasjmy, Banda Aceh. Dalam naskah tersebut tertulis bahwa “Rajab: Jika waktu dhuha gempa alamat angin akan keras, air laut ombak pun keras pada tahun itu”. Kalimat tersebut tertulis pada baris kedua dan ketiga terakhir pada gambar naskah. Pada naskah kedua, yaitu Naskah Gempa dan Gerhana koleksi Museum Negeri Aceh, tertulis “Rajab; Jika waktu dhuha gempa alamat akan laut keras padanya”, (Hermansyah, 2011). Kalimat tersebut tertulis pada baris ke-7 dan ke-8 halaman kiri pada foto naskah. Naskah ini menceritakan peristiwa gempa bumi dan tsunami pada hari Rabu, 31 January 1906 M (5 Zulhijah 1324 H). Naskah karya Wa-Shahibul Kitab Ibrahim Lambunot Mukim Lam Krak 1324 H (1906 M) tersebut telah dialih-aksara oleh Hermansyah (2011). Referensi Hermansyah, (2011). Mitigasi Bencana dan Kearifan Lokal Aceh, Aceh Development International Conference (ADIC) International Proceeding, Malaysia.

Dokumen

Detail Arsip

  • AuthorTeungku Ibrahim Lambunot
  • Kode Asli
  • Kode Digital099.P.102020.00030.Y
  • SumberMuseum Negeri Aceh dan Museum Ali Hasyimy
  • Bentuk SumberManuskrip
  • Tahun1906
  • Tanggal Registrasi02 October 2020
  • Status TranslasiBelum
  • Kode DIBI
  • ProvinsiACEH
  • KabupatenACEH BESAR
  • Link
  • Kata KuciGempa bumi,Tsunami,Naskah kuno,Aceh
Tulis Komentar
Arsip terverifikasi

Comments (0)

Tulis Komentar